Kamis, 03 September 2015

Daerah Asal Saya Surabaya


Kota Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur, Indonesia sekaligus menjadi kota metropolitan terbesar di provinsi tersebut. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Kota Surabaya juga merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di Jawa Timur serta wilayah Indonesia bagian timur. Kota ini terletak 796 km sebelah timur Jakarta, atau 415 km sebelah barat laut Denpasar, Bali. Surabaya terletak di tepi pantai utara pulau Jawa dan berhadapan dengan Selat Madura serta Laut Jawa.
Surabaya memiliki luas sekitar 333,063 km² dengan penduduknya berjumlah 2.909.257 jiwa (2015). Daerah metropolitan Surabaya yaitu Gerbangkertosusila yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek. Surabaya dilayani oleh Bandar Udara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, danPelabuhan Ujung.
Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-Pemuda Surabaya) untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah. Kata Surabaya konon berasal dari cerita mitos pertempuran antara sura/suro (ikan hiu) dan baya/boyo (buaya) yang akhirnya membentuk nama Surabaya.
Surabaya memiliki dialek khas Bahasa Jawa yang dikenal dengan Boso Suroboyoan (Bahasa Ke-Surabaya-an). Dialek ini dituturkan di daerah Surabaya dan sekitarnya, dan memiliki pengaruh di bagian timur Provinsi Jawa Timur. Dialek ini dikenal egaliter, blak-blakan, dan tidak mengenal ragam tingkatan bahasa seperti Bahasa Jawa standar pada umumnya. Masyarakat Surabaya dikenal cukup fanatik dan bangga terhadap bahasanya. Tetapi sebagai dampak peradaban yang maju dan banyaknya pendatang yang datang ke Surabaya, secara tidak langsung telah mencampuradukkan bahasa Suroboyo, Jawa Ngoko dan Madura, sehingga diperkirakan banyak kosakata asli bahasa Suroboyo yang sudah punah. Contoh Njegog:Belok, Ndherok:Berhenti, Gog:Paklek/Om, Maklik:Bulek/tante.
Salah satu tempat liburan favorit MBDC adalah Surabaya. Kota terbesar kedua di Indonesia ini punya banyak banget yang bisa dibahas. Selain ceweknya yang cakep-cakep, makanan khas Surabaya juga sesuatu yang MBDC rekomendasikan. Dijamin makanan-makanan ini akan mengenyangkan kamu dan (mungkin aja) bisa merubah hidup kamu. Kalau kamu beruntung bisa mampir ke Surabaya, kamu mesti coba makanan-makanan ini nih: 
1. Bebek Palupi      
Ada yang bilang kalo kamu orang Surabaya dan gak tahu tempat ini, berarti kamu kurang pergaulan. Dengan ukuran kayak gini, udah jelas dong ya, tempat ini wajib banget didatengin. Apalagi kalo kamu gemar banget sama bebek goreng.
Alamat: Jl.Raya Rungkut Asri Tengah no.10

2. Nasi Campur Tambak Bayan

Warung satu ini adalah salah satu yang disukai sama warga Surabaya. Bukanya dari setengah 5 pagi sampe 5 sore. Menu andalan: Nasi Campur Empal. Gabungan dari nasi, telur, soun, tahu, daging sapi dan beberapa potong empal. Emmm enak ya.
Alamat: Jl. Pasar Besar Wetan No. 7, Surabaya

3. Sate Klopo Ondomohen

Sate yang satu ini cukup beda, karena sate daging ini dibumbui oleh parutan kelapa, barulah dibakar di atas bara api. Rasanya gurih. Sebuah terobosan bagi penikmat sate nih.
Alamat: Jl. Walikota Mustajab No. 36

4. Nasi Cumi Bumbu Madura Ampel

Warga Surabaya seneng banget sama nasi dan variannya. Selain itu makanan laut juga jadi favorit. Salah satu yang direkomendasikan adalah Nasi Campur Bumbu Madura Ampel (Depan Hotel Kemadjoean). Isinya adalah nasi hangat plus serundeng kelapa, mie kuning digoreng ndeso dan sambel pencit pedes ditambah lauk cumi tinta hitam. Silahkan coba sendiri kenilkmatannya.

5. Soto Ayam Lamongan Cak Har

Soto Ayam Lamongan Cak Har bisa dibilang yang paling populer untuk pecinta Soto. Sebenernya isinya biasa aja, nasi, suwiran ayam, telur yang udah dipotong kecil, dan mihun tapi kuah sotonya yang kental dan potongan ayamnya yang gede bikin tempat ini jadi idola. Oh iya, di sini kamu juga bisa minta balungan. Tulang ayam yang udah dilucuti dagingnya, terus tulangnya juga udah dibumbui. Enak deh. Plus satu lagi: kamu bisa dapet gratis. Asik yak.
Alamat: Dr. Ir. H. Soekarno (MER II)

6. Sego Sambel Mak Yeye

Untuk yang suka keluar malem, warung-warung di Surabaya juga banyak banget yang buka khusus di malem hari. Contohnya Sego Sambel Mbak Yeye. Bukanya jam 22.00. Nunggu untuk bisa makan emang agak lama. Tapi, sekalinya dapet. Beh. Sambelnya luar biasa pokoknya.
Alamat:  Jln. Jagir Wonokromo Wetan No 12

7. Nasi Udang Bu Rudy

Salah satu andelan Surabaya dalam bidang kuliner adala Sambal Bu Rudy. Kayaknya kalo makan itu, rasanya lupa sama segala hal di dunia ini. Nah kalo lagi ke Surabaya, jangan cuma nyari sambelnya. Tapi, makan juga nasi udangnya. Cabangnya cukup banyak, jadi kamu gak akan repot nyarinya. Nasi anget ditaburi udang kering yang kecil-kecil plus serundeng ditambah sambelnya yang khas. Jleb. Bikin ngiler nulisnya.
Alamat: Jl. Dharma Husada No. 140 | jl Raya Kupang Indah 31, Surabaya, Indonesia

8. Tahu Telor Pak Jayen

Tempat makan bisa dikatakan enak jika rame. Untuk ini saja, Tahun Telor Pak Jayen udah layak direkomendasiin. Andalannya tentu tahu telor goreng (tahunya dibungkus telor).. Hebatnya adalah bumbunya yang sedap dan bikin ketagihan. Tempatnya semacam bengkel yang disulap jadi tempat makan gitu. Cobain dateng deh.

9. Rujak Cingur Genteng Durasim

Aih gak lengkap kayaknya kalo ke Surabaya gak makan rujak cingur. Salah satu yang disaranin adalah makan ke Rujak Cingur Genteng Durasim. Kalo kamu belum tahu rujak cingur itu kayak apa, rujak cingur kira-kira gini beberapa macam sayuran dan potongan daging sapi digabungin terus disiram dengan saus kacang. Nah yang istimewa saus kacangnya terbuat dari campuran kacang goreng, cabe, petis dan berbagai macam bumbu. Kabarnya, yang bikin beda adalah petis yang dibuat sendiri, jadi rasanya gak bisa ditandingi dari tempat lain. Mantep ya.
Alamat: Jalan Durasim 29 (Belakang Pasar Genteng)

10. Rawon Kalkulator (Warung Sedap Malam)

Namanya unik banget ye. Tempatnya di Foodcourt Taman Bungkul nih. Konon kabarnya, nama kalkulator ditambahin karena kegesitan pelayan dalam menghitung pesanan yang harus dibayarkan. Hebat ya. Haha. Andalannya adalah rawon yang berukuran besar dengan 5-6 potong daging yang empuk. Layak di tes banget ini.

Alamat: Foodcourt Taman Bungkul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar